Minggu, 06 Januari 2013

Faedah Surat Al-Kahfi




 "Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum`at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dan Baitul`atiq." (Sunan Ad-Darimi, no 3273, Al-Nasai)

"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum`at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum`at."  (HR.Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249.  Ibnu Hajar mengomentari hadist ini dalam Takhrij al-Adzkar, "Hadis hasan. "Beliau menyatakan bahwa hadist ini adalah hadist paling kuat tentang surat Al-Kahfi.)

"Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum`at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jum`at."
(Al-Mundziri berkata: hadist ini diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al-Tarhib: 1/298.)

                  Dalil yang menjadikan umat muslim dianjurkan membaca surat Al-Kahfi pada terbenamnya matahari pada hari kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum`at.
Di era zaman yang penuh fitnah ini saat ini betapa pentingnya dan faedah membaca surat Al-Kahfi, karena setiap nabi dari nabi Adam Alaihissalam sampai Rasulullah selalu memperingatkan kepada umatnya akan bahaya fitnaj dajjal.
                  Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu`anhu mengatakan: Nabi shallallahu`alaihi wa sallam berdiri dan berkata pada umatnya, setelah memuji Allah yang Maha Agung Terpuji. Beliau bersabda mengenai Dajjal, "Aku memperingatkan kalian dari dia, tak seorang nabi pun yang tidak memperingatkan umatnya dari dia. Bahkan nabi Nuh telah memperingatkan umatnya dari dia. Tapi aku akan mengabarkan sesuatu yang belum pernah disampaikan oleh Nabi manapun sebelum aku:  "Hendaklah kalian tau bahwa Dajjal itu bermata satu, dan Allah tidak bermata satu" (HR. Muslim)
                  Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam memperingatkan umatnya untuk membaca surat Al-Kahfi  pada hari Jum`at agara terhindar dari fitnah yang paling besar yaitu fitnah Dajjal.
"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi di hari Jum`at, maka dajjal tidak bisa menguasainya atau memudaratkannya" (HR. Baihaqi)
                  Imam Nawawi berkata, "Sebabnya, karena pada awal-awal surat Al-Kahfi itu terdapat/berisi keajaiban-keajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:  "Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku?..."(QS. Al-Kahfi"102)



Sumber: Mutiara Amaly  (Menembus Hijab)




1 komentar:

herman kamil mengatakan...

Menarik juga ulasannya neng, silakan kalau ada waktu juga bisa berkunjung di blog saya: http://wirid-al-quran.blogspot.com/

salaam

Poskan Komentar